Tips Liburan Aman Saat Berada di Negara Asing

Seorang turis asal Indonesia pernah bercerita pengalaman hampir dipukuli orang mabuk di Rusia. “Tiba-tiba saja laki-laki ini datang dan mengarahkan tinjunya ke aku”. Aku dapat mencium bau alkohol. Aku cuma dapat lari dan orang itu terus mengejar aku. Untung disaat lari, aku berjumpa polisi” tutur Vian (30) menyebutkan pengalamannya disaat mengunjungi negara Rusia.

Ya, berlibur ke luar negeri apalagi ke negara yang memang asing bagi kita, semaju apapun negara itu, wisatawa wajib untuk selalu waspada. Walaupun catatan kriminalitas negara tersebut rendah, bukan berarti bahaya kriminal tidak mengancam. Berikut ini tips berlibur dengan aman di luar negeri.

Mengenal tingkat kriminalitas.
Lakukan penelitian dan kenali daerah-daerah mana di negara tersebut yang merupakan wilayah dengan tingkat pelanggaran hukumnya tinggi atau membahayakan bagi turis untuk masuk ke daerah tersebut. Wilayah seperti ini umumnya senantiasa ada di negara manapun. Walaupun negara tersebut tergolong negara maju.

Pelajari tempat tujuan liburan. Kenali kriminal apa yang umumnya terjadi di negara tersebut. Hindari pula jalan kecil yang gelap dan daerah kumuh. Tapi ingat, di sebagian negara seperti di Eropa, pelanggaran hukum seringkali terjadi bukan karena alasan ekonomi, tapi karena akibat alkohol.

Simpan nomor darurat.
Simpan nomor kepolisian setempat ataupun KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) yang ada di negara tersebut. Jika Anda berencana untuk berwisata dalam waktu yang lama di negara tersebut, tidak ada salahnya Anda menjalankan laporan diri ke KBRI setempat. Kenali pula siapa orang di kedutaan yang dapat Anda hubungi bila terjadi sesuatu. Bekali juga dengan kecakapan berbahasa negara setempat, walau cuma sebatas kata-kata dasar.

Simak Juga: Komodo Liveaboard

Lain padang, lain belalang.
Kenali adat dan budaya setempat. Setiap tempat pasti mempunyai budaya yang berbeda-beda. Misalkan saja, seperti turis asal negara-negara barat disaat berlibur di Indonesia, sebagian besar tidak tahu bahwa tidak sopan bila kita menyerahkan benda menggunakan tangan kiri. Contoh lain yaitu mengancungan jempol yang berarti “OK” mempunyai makna yang tidak sopan di Yunani. Tentu Anda tidak berharap membuat keributan cuma karena hal remeh, bukan?

Pikirkan baju yang akan Anda kenakan.
Walau udara panas, bukan berarti Anda harus langsung mengenakan celana super pendek dan kaus tanpa lengan. Kenali dahulu apakah tempat tersebut bisa menerima seseorang menggunakan baju yang minim. Juga, hindari menggunakan baju yang terlalu tampak mewah bila Anda hanya sekedar jalan-jalan di luar.

Jaga supaya penampilan Anda tidak mencolok.
Mengenakan perhiasan mahal. Apalagi bila Anda pergi sendiri atau dalam rombongan berjumlah kecil, tidak perlu membawa kamera yang seakan menonjolkan bahwa Anda turis. Keluarkan kamera disaat Anda benar-benar berharap memotret sesuatu.

Jangan terlalu ramah.
Sebagai orang Indonesia, adalah hal wajar bila bersikap ramah bahkan terhadap orang asing sekalipun. Tapi, di negara-negara barat, keramahan ini dapat disalahartikan. Apalagi bagi wisatawan perempuan. Bisa-bisa Anda dianggap sedang “mengundang” si orang asing ini. Jika ada yang berusaha mengajak Anda mengobrol, mengobrolah dengan sopan dan tidak perlu menjelaskan identitas Anda seperti tempat Anda menginap.

Pisahkan dokumen penting dan uang.
Jangan menyimpan kartu kredit, uang, kartu identitas, dan paspor di tempat yang sama. Pisahlah barang-barang tersebut. Uang dibagi-bagi letak penyimpanannya, antara dompet dan ransel. Juga letakkan uang di tempat tersembunyi, seperti di sepatu. Hal ini dilakukan untuk menghindari kondisi Anda dirampok, karenanya Anda masih mempunyai persediaan uang tunai. Jangan lupa untuk memfotokopi paspor ataupun simpan scan paspor di email.

Naik transportasi biasa.
Anda perlu mengenal taksi yang bisa diandalkan di masing-masing negara. Minta rekomendasi dari pihak hotel. Bila perlu, biarkan pihak hotel yang mencarikan taksi untuk Anda dan catatlah nomor taksi dan nama supirnya. Jika naik bus, pilih tempat duduk dekat sopir bus. Sementara kereta api, pilihlah gerbong yang ramai.

Baca Juga: Papua Paradise